Sejauh apapun perjalanan dan selama apapun sebuah hubungan, pasti akan menuju kepada satu hal, yaitu Perpisahan.
Setidaknya ungkapan itulah yang dapat mewakili perasaan ku beberapa hari ini. Bagaimana tidak, sahabat perjuangan sepondok satu demi satu menghilang dan hanya menyisakan segelintir teman yang bisa dibilang sangat jarang sekali bertemu. hal ini yang kemudian menimbulkan rasa kejenuhan dan bosan dalam menjalani kehidupan sebagai seorang santri di pondok pesantren. walaupun sebenarnya, jika berbicara tentang waktu, sampai sejauh ini aku masih bisa bertahan dengan waktu yang bisa dibilang tidaklah lama. Karena jika berkaca kepada perkataan imam syafii bahwa kemuliaan ilmu itu tidak bisa didapat dengan waktu yang singkat. bahkan abuya sayyid muhammad pun selalu mewasiatkan kepada para santri nya dengan perkataan yang selalu terlintas dibenak fikiran.
"Mazilta Toliban" selamanya kau tetaplah santri.
Tentu, Maqolah ini selaras dengan sabda Nabi Muhammad yang menjelaskan bahwa kita sebagai umat manusia dituntut untuk mencari ilmu mulai dari kita lahir hingga nanti kita berada ditiang lahat. Artinya tidak ada kata istirahat dalam mencari ilmu. apalagi ilmu agama. Setidaknya hal tersebut yang dapat membuatku bertahan selama 6 tahun didalam menimba ilmu agama.
Kalau boleh jujur, pertemanan bagiku menjadi sebuah hiburan tersendiri. seakan dengan adanya mereka hari-hari dipondok terasa sangat berwarna. Kadang pula mereka lah yang bisa mengubah rasa kesedihan dan kesumpekan menjadi hal yang seakan mudah dilewati.
Namun, waktu tetaplah waktu. mau selama apapapun aku menahanya ia akan selalu terus berputar. satu-satu dari mereka mulai menghilang. Hingga tiba suatu waktu, hanya tersisa aku disana. meratapi kepergian mereka yang tentu tidak diharapkan kembalinya.
Hingga aku tersadar, bahwa mereka juga punya jalan nya masing-masing. rasanya sangat lah egois jika aku menghendaki mereka untuk selalu ada menemani kehidupan ku yang selama ini mungkin bagi mereka hanyalah sekedar pertemanan. aku saja yang terlalu berlebihan.
akhirnya People Come And Go, But Allah Stay.