Nasehat Abuya.

Tidak ada komentar





 

23 desember 2024.


    sore ini, masjid baytul ghaffar elok sekali di pandang. campuran warna biru dan corak putih pada masjid sangat memanjakan mata. mungkin karena ada secercah arunika yang membuatnya tampak berbeda. ditambah lagi menara putih dengan ciri khas yang meniru dengan negeri seribu wali. negeri tarim. 

    ketika matahari telah kehilangan semburat sinarnya dan berganti sinar rembulan yang terlihat remang. para santri melangitkan pembacaan wirid rotibul hadad dengan penuh hikmat. jika ditanya nikmat apa yang paling indah selama beradad dipondok dalwa, maka jawabanya adalah gemaan suara pembacaan wirid tersebut. 

    tatoruf = radikal

    selesai nya pembacaan wirid. halaqah hadramiyah pun dimulai. malam yang penuh mulia ini merupakan jadwal abuya Zain untuk mengajar kitab ihya' kepada kami para muridnya. 

    masih dalam bab tawakal. abuya zain menjelaskan kitab ihya dengan secara gamblang dan jelas. beliau memulai perkataanya dengan menyebut bahwa tawakkal merupakan suatu hal yang termasuk asas dari pada keimanan. 

lalu beliau menjelasakan bahwa kebahagiaan mahluk itu terdapat pada tiga hal. bahagia tatkala hidup, bahagia tatkala di barzakh, dan yang terakhir bahagia kelak diakhirat. dan siapa yang beryakinann terhadap apa yang dibawa nabi muhammad berupa syariat islam secara yakin dengan menerapkan semua itu pada kehidupanya. maka ia akan dapat meniru dan akan mendapatkan nadrah dari pada Allah dan Rasulnya. 

    keyakinan kita itu sangat penting. iman juga lebih penting. kalau keyakinan kita terhadap apa yang kita bisa 50% maka hasil yang akan dituai tak akan jauh dari situ. begitu juga derajat kecintaan kita terhadap Allah dan Rasulnya. jika keyakinan kita terhadap Allah dan Rasulnya begitu tinggi kelak ketika di dunia, barzah dan akhirat kita akan mendapatkan sesuai dengan apa yang kita yakini.

    keimanan seorang itu biasanya terjaga ketika ia mulai dari kecil. dan harus tetap terjaga sampai ia meninggal nanti. karena musuh islam mereka menyerang agama islam dengan merusak anak-anak kecil kita. mereka merusak dengan berbagai wasilah, seperti game, film, dan hiburan hiburan lainya. oleh karena itu peran orang tua sangat penting dalam hal ini. 

    beruntunglah bagi mereka yang punya orang tua yang sholeh. karena denganya anak dapat berkembang dan beriman dengan cara yang benar sesusai dengan ajaran nabi muhammad saw. apalagi keshalihahan itu ada pada seorang ibu. tugas ibu untuk mengajarkan iman kepada Allah dimulai ketika anak itu berada dirahim ibunya. 

   tahap-tahap untuk menjadi pria sejati

1. tahap remaja 

    ketika ingin menikah, maka para pemuda sekarang harus bisa memilah dan memilih mana perempuna yang shalihah. perhatikan lah perkara yang sangat penting ini, berusalah dan giatlah dalam menjadikan anak kalian sebagai generasi yang dapat membanggakan hati baginda nabi muhammad saw. jangan sampai pada tahap ini kalian para anak muda salah ketika memilih perempuan untuk dijadikan pendamping. jangan hanya kecantikan dan kekayaan yang dijadikan patokan. hal pertama yang harus kalian perhatikan adalah keshalilahan perempuan yang kalian akan pinang nanti.

    jika seorang hanya menjadikan kecantikan maupun kekayaan sebagai alasan dijadikanya sebagi istri atau suami. maka yang ada mereka menghinakan pasanganya dengan hal tersebut. padahal visi pernikahan tak hanya sebatas harta dan paras. visi menikah adalah ibadah yang dapat mengantarkan pada surganya dan keridhoan Allah Swt.


Komentar