Mikro Dakwah

Tidak ada komentar

 

makan Ikan
           

            "Termasuk bentuk merangkul seseorang adalah dengan memberikan sekaligus memfasilitasi kebutuhannya

        Tempo hari, tepatnya malam selasa tanggal 11 maret 2023 aku membersamai Ust.Hanif diatas sebuah motor ber-merk-an Vario milik beliau untuk mengantar beberapa makanan yang telah disiapkan oleh ibunda Ust.Hanif agar dapat dimakan bersama anak-anak Ar risalah (sebuah organisasi di ponpes Dalwa yang berkaitan tentang seni dan termasuk organisasi tertua dipondok) .
    
        Diatas motor vario itu, aku mendapatkan banyak sekali ilmu-ilmu baru yang berkaitan tentang bagaimana cara memperlakukan manusia, menghormati sekaligus merangkul agar hubungan kita dengan mereka bisa menjadi hubungan yang membangun atau yang sekarang lebih dikenal dengan istilah "Support System". Tentu, untuk melakukan hal tersebut bukanlah perkara yang mudah. karena kita akan dipertemukan dengan beberapa karakteristik sekaligus tabiat manusia yang berbeda-beda. Tapi dilain sisi, manusia adalah mahluk sosial yang tentunya membutuhkan bantuan antar sesama. oleh karenanya ilmu sosial ini menurutku sangatlah penting, karena didalamnya mencakup beberapa aspek yang dapat menunjang ke eksistensi an kita dikehidupan ini. 

        Hubungan antar manusia ini sebenarnya bukanlah suatu hal yang asing lagi bagi kita. Karena hampir disetiap penjuru dunia pasti mengajarkan tentang menjalin suatu hubungan dengan baik. Dalam agama islam sendiri, pun Allah SWT telah mengajarkan untuk tidak hanya memiliki keterkaitan dengan sang pencipta namun juga harus ada keterkaitan dengan para manusia. orang-orang kerap menyebutnya dengan "Hablu min Allah wa hablu min nas". 

        Mengutip dari  buku Habib Ja'far  yang berjudul "Seni merayu tuhan" beliau mengibaratkan bahwa hubungan kita terhadap Allah sang pencipta adalah hubungan vertical dan hubungan terhadap manusia adalah hubungan horizontal yang tentunya kedua-duanya adalah aspek penting yang harus senantiasa dijaga. Percuma kita memilki amal ibadah yang tingginya selangit tapi setiap harinya menggunjing tetangga, mencaci maki orang. mencelakai orang. pun sebaliknya, jika kita hanya berbuat baik terhadap manusia maka itu termasuk tindakan yang tak adil. bagaimana bisa kita dianggap berbuat baik  terhadap manusia sedangkan terhadap pencipta manusia saja kita tidak pernah berbuat baik. Artinya, kebaikan yang kita lakukan kepada manusia sejatinya itu merupakan kebaikan dari Allah yang dianugerahkan kepada kita. karena jika tanpa anugerahnya mungkin bisa saja kita tidak akan berbuat baik seperti itu. oleh karenya kita dituntut untuk selalu bersyukur.dan bentuk syukur kita adalah dengan berbuat baik kepada Allah yaitu dengan menjalankan segala perintahnya dan menjauhi apa yang dilarang.

        Tak hanya berbicara tentang sosialisasi terhadap sesama manusia, beliau Ust.Hanif juga memberikan tutorial atau step by step agar kita dapat menjalin relasi dengan baik. salah satunya adalah dengan memberikan asupan, baik itu asupan energi atau asupan motivasi. beliau acap kali menyebut hal ini dengan istilah "micro dakwah" yang menurut penafsiran dangkalku berarti suatu hal yang sering dianggap remeh padahal memiliki impact atau pengaruh yang besar.

        Sebut saja seperti memberi makan kepada orang lain. meskipun sering dianggap hal yang sepele namun nyatanya pengaruh pemberian makan ini memiliki peran yang penting dalam mengumpulkan atau membangun sebuah relasi. 

        Contoh kecil adalah seperti yang sering terjadi dilingkungan pesantren, tatkala ada santri yang mendapat kiriman dari orang tua berupa makanan. maka pasti haqqul yakin akan banyak teman-temanya yang datang menghampiri. yaa walaupun niat nya hanya untuk makan. namun dsini terlihat jelas bahwa makanan dapat menarik seseorang. tinggal bagaimana nanti tatkala sudah berhasil digaet baru kita selipin ajakan-ajakan atau dakwah yang selaras dengannya.

        Menurutku Ust.Hanif dalam membangun sebuah relasi dan chemistry sangatlah berhasil. terbukti dengan banyaknya para santri atau organisasi yang merasa diayomi, di emong dan diperhatikan. karena bagi kami para peserta didik perhatian lah yang sangat penting. dan beliau sangatlah mengerti tentang itu. tak heran jika organisasi yang diamanahkan kebeliau seperti Dalwa english club, dalwa berita, arrisalah dapat berjalan dengan baik dan memiliki kinerja yang bagus. karena kami merasa beliau adalah bagian dari kami dan kami adalah bagian dari beliau. 

        motor vario yang kami kendarai terus melaju, sampai akhirnya tak terasa telah sampai pada persimpangan jalan menuju dalwa mini mall. dan itu memberikan isyarat bahwa perjalan sebentar lagi akan selesai. malam hari itu aku benar-benar bersyukur karena mendapatkan ilmu yang menurutku sangatlah bermanfaat. walaupun mungkin bagi Ust.Hanif hal ini hanyalah sebuah obrolan santai diperjalan malam, namun bagiku, tenu lebih dari itu. 

          Motor vario hitam telah sempurna terparkir rapi. aku membantu menurunkan termos yang  sedari tadi berada didepanku. dipenghujung gerbang masuk, aku mengucapkan salam kepada beliau untuk pamit dan kembali kekamar

        Didalam kamar, aku mengeluarkan buku saku  lalu menuliskan "Diatas motor vario itu, penuh dengan ilmu"



Komentar